Potret Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Desa Rejowinangun Tanah Bumbu Kalimantan Selatan

Kamis, 7 Aug 2025 11:30
    Bagikan  
Potret Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Desa Rejowinangun Tanah Bumbu Kalimantan Selatan
Dok. Tim MBG

Potret Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Desa Rejowinangun Tanah Bumbu Kalimantan Selatan

NARASINETWORK.COM -Dalam upaya memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia, anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, bersama Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan kegiatan strategis di Desa Rejowinangun, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini digelar untuk mengatasi permasalahan gizi yang masih menjadi tantangan serius di masyarakat.

Sosialisasi bertajuk Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia ini berlangsung di Gedung Serba Guna, Desa Rejowinangun, pada Rabu, 6 Agustus 2025. Tujuannya adalah menambah wawasan masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola hidup sehat.

Acara ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Mariana, Tenaga Ahli SDM dan Madya Badan Gizi Nasional Mochamad Halim, serta Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Adventina.

Baca juga: DPR Gandeng Badan Gizi Nasional Gelar Sosialisasi MBG di Desa Rejowinangun Tanah Bumbu Kalsel

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari upaya penyediaan makanan bergizi gratis yang dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat penanganan stunting dan memperbaiki status gizi nasional.

Dalam sambutannya, Mariana menekankan bahwa intervensi gizi sejak dini merupakan kunci dalam menciptakan generasi unggul Indonesia.

“Gizi yang cukup dan seimbang bukan hanya tentang pertumbuhan fisik, tetapi juga menyangkut kecerdasan, produktivitas, dan daya saing bangsa. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang mendukung potensi maksimal mereka,” ujar Mariana.

Baca juga: BGN Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Kelurahan Pulau Kampar Riau

Ia juga menegaskan pentingnya peran lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.

“Keberhasilan program ini tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan penuh dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga sebagai unit terkecil yang menentukan kualitas gizi harian anak,” tambahnya.

Tenaga Ahli SDM dan Madya BGN, Mochamad Halim, menyampaikan bahwa pemenuhan gizi masyarakat merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas bangsa.

“Gizi yang baik adalah pondasi pembangunan nasional. Anak-anak yang mendapatkan asupan bergizi sejak dini akan tumbuh menjadi generasi sehat secara fisik, cerdas secara mental, dan kuat secara emosional. Ini bukan sekadar program sosial, tetapi strategi pembangunan SDM yang akan menentukan posisi Indonesia dalam peta global ke depan,” ujarnya.

Baca juga: DPR Gandeng Badan Gizi Nasional Gelar Sosialisasi MBG di Desa Rejowinangun Tanah Bumbu Kalsel

Halim menekankan pentingnya literasi gizi di tingkat akar rumput. Program ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga edukasi menyeluruh bagi keluarga, sekolah, dan tokoh masyarakat tentang pola makan seimbang dan beragam.

“Kami ingin membangun ekosistem masyarakat yang sadar gizi, dari rumah tangga hingga institusi pendidikan. Pola konsumsi masyarakat perlu diarahkan agar tidak hanya kenyang, tetapi juga bernilai gizi tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Halim menyoroti aspek keamanan program, khususnya terkait pendaftaran dan kemitraan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Baca juga: BGN Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Kelurahan Pulau Kampar Riau

“Kami tidak ingin upaya mulia ini tercoreng oleh praktik-praktik menyimpang. Semua kerja sama dan pendaftaran dapur SPPG hanya melalui website resmi Badan Gizi Nasional. Tidak ada jalur alternatif, tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun. Masyarakat harus waspada terhadap oknum yang mencoba memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Adventina, menyampaikan analisis mengenai kompleksitas masalah gizi nasional, termasuk kekurangan gizi, kelebihan gizi, serta kekurangan mikronutrien.

“Masalah gizi saat ini tidak lagi berdiri sendiri, melainkan saling tumpang tindih dan mengakar lintas generasi. Oleh karena itu, pendekatan harus bersifat holistik, integratif, dan berbasis data, dengan memperkuat edukasi, peningkatan akses pangan bergizi, dan pengawasan distribusi makanan sehat,” jelas Adventina.

Baca juga: DPR Gandeng Badan Gizi Nasional Gelar Sosialisasi MBG di Desa Rejowinangun Tanah Bumbu Kalsel

“Kesadaran kolektif menjadi kunci keberhasilan jangka panjang. Kesehatan anak bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” imbuhnya.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi bukti bahwa sinergi antara legislatif, pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan nyata. Lebih dari sekadar pemberian makanan, inisiatif ini berorientasi pada pembentukan budaya hidup sehat menuju Generasi Emas 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Film 'Para Perasuk (Levitating)' Wakili Indonesia dalam Ajang Sundance Film Festival 2026
Delegasi Uni Eropa dan AJI Gelar Lokakarya Perwakilan Polandia Berpartisipasi
FIFA Kunjungi Indonesia dengan Trofi Piala Dunia 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Dukungan
Indonesian Ambassador Welcomes CMUNCE 2026 Delegation from SMA Lab School Cibubur
Kemkomdigi Sabet Peringkat Keempat Nasional dalam Penilaian Kualitas Layanan Publik
Peran Strategis Data Dukcapil Diumumkan Mendagri dalam Pertemuan Tahunan PPATK
Advancing National Competitiveness Cabinet Analyses Indonesia-UK Academic Partnerships
Wawancara Tokoh : Rini Intama "A Touch of Heritage by Dinayra Indonesian Wastra in Modern Fashion"
A Touch of Heritage by Dinayra Mengangkat Warisan Budaya dalam Desain Busana
POR DPRD Dimulai, Eksekutif dan Legislatif Bagai 2 Sisi Mata Uang
19 Kontributor Pajak Terbesar 2025, Diberi Hadiah Bapenda Kabupaten Bandung
Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!
Pemkab Bandung Teken SEB Penyelenggaraan Informasi Geospasial, Perkuat Integrasi Data Pembangunan
Targetkan 40 Ribu Bidang, Kakan ATR/BPN Kabupaten Bandung Lantik dan Ambil Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satgas
Breaking News! Ekspose APBDes 2026 Perdana Digelar di Kecamatan Ciparay
Insomnia Mengapa Sulit Tidur dan Bagaimana Mengatasinya?
Museum Sastra Indonesia Resmi Beroperasi di Aia Angek Kegiatan Literasi Hadirkan Pelajar dan Sastrawan
Singapore Art Week 2026 Hadirkan Tokoh Internasional Program Seni Beragam
Kelme Asal Spanyol Jadi Mitra Apparel Timnas Indonesia dan Timnas Futsal
Australia Highlights New Colombo Plan on International Day of Education Focus on Asia Capability