Perluas Implementasi MBG, Edukasi Pola Makan Hidup Sehat Gencar Disosialisasikan Pemerintah

Kamis, 30 Oct 2025 12:20
    Bagikan  
Perluas Implementasi MBG, Edukasi Pola Makan Hidup Sehat Gencar Disosialisasikan Pemerintah
Dok. Tim MBG

Perluas Implementasi MBG, Edukasi Pola Makan Hidup Sehat Gencar Disosialisasikan Pemerintah

NARASINETWORK.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gencar dilakukan Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN).

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya menjalani pola makan hidup sehat sejak dini.

Sosialisasi yang digelar DPR RI bersama BGN ini digelar di RM Saung Ma Iyah, Ciledug, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (28/10).
Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Teguh Suparngadi, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan Program MBG menjadi kebijakan berkelanjutan lintas pemerintahan. 
“Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, kami berupaya agar MBG tidak hanya menjadi program sementara, tetapi menjadi gerakan nasional yang konsisten memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia. Transparansi, akuntabilitas, dan standar mutu makanan harus menjadi pondasi utama dalam setiap tahap pelaksanaannya,” ujar Netty Prasetiyani.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, MBG bukan sekadar upaya pemenuhan gizi, melainkan juga sarana pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelibatan petani, nelayan, dan pelaku UMKM daerah.

Dari sisi teknis pelaksanaan, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Teguh Suparngadi, menjelaskan bahwa MBG dibangun dengan pendekatan gizi seimbang dan kemandirian pangan lokal. 
“Kami memastikan setiap menu disusun berdasarkan potensi bahan baku daerah dengan standar higienitas dan keamanan pangan yang tinggi. Dengan begitu, program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar,” tutur Teguh.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Melalui MBG, diharapkan tercipta budaya baru dalam pemenuhan gizi yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga di seluruh pelosok negeri.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan
Kisah Rainha Boki Raja Pemutaran Film dan Diskusi Sejarah di Galeri Nasional Indonesia
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi
Kualitas Suara dan Kenyamanan Menjadi Alasan Walkman Sony Tetap Diminati
Pergeseran Teknologi Bawa Dampak pada Keberlangsungan Radio Konvensional