Wamenag Siapkan Opsi Pembelajaran Daring dan Perbaikan Sarana Ibadah untuk Korban Banjir Jelang Natal

Minggu, 14 Dec 2025 19:10
    Bagikan  
Wamenag Siapkan Opsi Pembelajaran Daring dan Perbaikan Sarana Ibadah untuk Korban Banjir Jelang Natal
Istimewa

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menetapkan dua langkah untuk korban banjir Aceh, Sumut, Sumbar (setelah meninjau kondisi dan menyerahkan bantuan bersama Ketua MPR Ahmad Muzani)

NARASINETWORK.COM - Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii mengumumkan kebijakan baru untuk melindungi hak belajar siswa lembaga pendidikan agama yang terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat: opsi pembelajaran daring sebagai alternatif, jika kondisi fisik pondok pesantren atau madrasah tidak memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Kebijakan ini disampaikan setelah Wamenag melakukan kunjungan peninjauan kondisi korban bencana di tiga wilayah tersebut.

Selama kunjungan, Wamenag turut serta bersama Ketua MPR, Ahmad Muzani, untuk menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Aceh Utara, Tapanuli Selatan, dan Tabing Banda Gadang (Nanggalo Padang, Sumatra Barat). Dalam keterangan pers di Padang, Sabtu kemarin (13/12/2025), Wamenag menjelaskan tujuan utama kebijakan tersebut:

"Khusus untuk properti yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Agama, kami ingin memastikan anak-anak yang belajar di pondok pesantren atau madrasah tidak kehilangan hak untuk terus belajar. Jika kondisi bangunan pondok atau madrasah masih tidak layak pakai akibat dampak banjir, kami telah menetapkan kebijakan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring, sampai kondisi bangunan bisa dipulihkan."

Selain menyediakan opsi pembelajaran, Wamenag juga mengungkapkan upaya lanjutan pihak Kemenag mengumpulkan dana untuk renovasi pondok pesantren dan madrasah yang mengalami kerusakan (ringan, sedang, atau berat). Menurutnya, tahap awal penanganan bencana difokuskan pada tanggap darurat: membantu warga terdampak memenuhi kebutuhan dasar (makanan, tempat tinggal sementara, dan obat-obatan), serta mempertahankan semangat menghadapi kondisi sulit. Setelah tahap tanggap darurat selesai, pihak Kemenag akan melaksanakan perbaikan properti yang rusak akibat banjir.

"Tentu saja kami terus berupaya, selain tanggap darurat yang sudah kami lakukan, kami terus mengumpulkan pembiayaan untuk kemudian merenovasi pondok dan madrasah yang rusak. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak bisa kembali belajar di lingkungan yang aman dan nyaman, secepat mungkin," sambung Wamenag.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wamenag juga menekankan pentingnya kesiapan sarana ibadah untuk umat Nasrani. Ia meminta aparat Kemenag di daerah untuk segera melaporkan kondisi kerusakan gereja yang terdampak banjir, agar perbaikan bisa dilakukan secepatnya dan tidak mengganggu kegiatan perayaan Natal.

"Kami tidak ingin kegiatan perayaan umat Nasrani terhalang akibat kondisi sarana ibadah yang tidak layak pakai. Oleh karena itu, laporan kerusakan gereja harus disampaikan secepat mungkin, agar tim perbaikan bisa segera bertindak," tegas Wamenag.

Selain gereja, banyak sarana ibadah lain seperti masjid, musalla, dan surau juga mengalami kerusakan akibat banjir. Wamenag menjelaskan bahwa semua sarana ibadah terdampak sedang dalam proses pendataan, untuk memastikan perbaikan bisa dilakukan segera dan sarana ibadah bisa digunakan kembali sesuai fungsi awal. Ia menambahkan, sarana ibadah memiliki peran penting untuk membangun ketenangan jiwa warga terdampak, sehingga perbaikan harus dilaksanakan dengan cepat.

"Perbaikan fisik sarana ibadah merupakan hal yang mendesak, karena kegiatan keagamaan bisa membantu warga terdampak mengembalikan keseimbangan jiwa setelah mengalami bencana. Oleh karena itu, semua langkah perbaikan harus dilaksanakan secepat mungkin, tanpa menunda-nunda," tandas Wamenag.

Untuk mendukung proses perbaikan, Wamenag juga mengajak masyarakat dan pihak swasta untuk berkontribusi, baik melalui bantuan dana maupun tenaga ahli. Ia menjelaskan, pihak Kemenag akan mengumumkan saluran bantuan resmi melalui portal layanan Kemenag, agar kontribusi masyarakat bisa terkelola dengan baik dan tepat sasaran.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu Menkeu Soroti Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Tepat
Presiden Prabowo Resmikan Dewan Energi Nasional Struktur Keanggotaan untuk Perumusan Kebijakan Energi
Film 'Para Perasuk (Levitating)' Wakili Indonesia dalam Ajang Sundance Film Festival 2026
Delegasi Uni Eropa dan AJI Gelar Lokakarya Perwakilan Polandia Berpartisipasi
FIFA Kunjungi Indonesia dengan Trofi Piala Dunia 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Dukungan
Indonesian Embassy Empowers Young Representatives for CMUNCE 2026
Kemkomdigi Sabet Peringkat Keempat Nasional dalam Penilaian Kualitas Layanan Publik
Peran Strategis Data Dukcapil Diumumkan Mendagri dalam Pertemuan Tahunan PPATK
Indonesia’s Higher Education Modernisation Programme Aligns with UK International Education Strategy 2026
Wawancara Tokoh : Rini Intama "A Touch of Heritage by Dinayra Indonesian Wastra in Modern Fashion"
A Touch of Heritage by Dinayra Mengangkat Warisan Budaya dalam Desain Busana
POR DPRD Dimulai, Eksekutif dan Legislatif Bagai 2 Sisi Mata Uang
19 Kontributor Pajak Terbesar 2025, Diberi Hadiah Bapenda Kabupaten Bandung
Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!
Pemkab Bandung Teken SEB Penyelenggaraan Informasi Geospasial, Perkuat Integrasi Data Pembangunan
Targetkan 40 Ribu Bidang, Kakan ATR/BPN Kabupaten Bandung Lantik dan Ambil Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satgas
Breaking News! Ekspose APBDes 2026 Perdana Digelar di Kecamatan Ciparay
Insomnia Mengapa Sulit Tidur dan Bagaimana Mengatasinya?
Museum Sastra Indonesia Resmi Beroperasi di Aia Angek Kegiatan Literasi Hadirkan Pelajar dan Sastrawan
Singapore Art Week 2026 Hadirkan Tokoh Internasional Program Seni Beragam