Nama Ketua DPC Mencuat di Sidang Penipuan, Hakim Perintahkan Pemanggilan Paksa

Selasa, 23 Dec 2025 20:44
    Bagikan  
Nama Ketua DPC Mencuat di Sidang Penipuan, Hakim Perintahkan Pemanggilan Paksa
Istimewa

Sidang ke enam kali proyek fiktif Mamin Bapenda Kota Bandung

NARASINETWORK.COM - BANDUNG

-Sidang Kasus Penipuan dan Penggelapan dengan terdakwa Mira Irawati oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung, dilanjutkan Selasa (23/12/2025). Sebelumnya juga telah di gelar pada Kamis (17/12/2205).

Pada sidang yang ke sekian kalinya Lagi-lagi, Jaksa tidak bisa menghadirkan Saksi Kunci yang diminta kuasa hukum terdakwa.

Sidang yang digelar di PN Bandung dengan no. Perkara 1011/Pid.B/2025/PN Bandung, tidak dihadiri Saksi Kunci yang diduga kuat terlibat langsung dalam perkara tersebut.

Dalam persidangan, majelis hakim mengabulkan permintaan Kuasa Hukum terdakwa Mira Irawati untuk memanggil paksa saksi YS, karena oleh akibat saksi inilah perkara ini terjadi.

Suarman Gulou, SH, MH, Cpn Kuasa Hukum terdakwa mengutarakan bahwa Yayat Sumirat harus dipanggil secara paksa, karena diduga terlibat langsung dengan terdakwa.

"Berdasarkan dengan keterangan saksi sebelumnya, fakta yang terungkap di pengadilan bahwa yang mengiming-imingi dan mengakibatkan korban mengalami kerugian sejumlah uaang adalah saksi Yayat Sumirat,"ungkap nya.

Pengacara yang akrab dipanggil Bung Melvin ini menegaskan kronologi terjadinya tindak pidana adalah ulah Saksi Yayat Sumirat.

"Saksi Yayat Sumirat mengiming-imingi korban penipuan saudara Luthfi, dengan melakukan pertemuan awal yang melibatkan terdakwa. Bisa disangkakan melakukan tindakan pidana penipuan adalah akibat dari ulah Saksi Yayat Sumirat,"ungkapnya.

Maka dari itu, sidang pun diputuskan untuk ditunda hingga tanggal 6 Januari 2026, dan akan memanggil secara paksa saksi Yayat Sumirat.

"Barusan saksi dan terdakwa serta majelis hakim dan jaksa sepakat untuk memanggil secara paksa Yayat Sumirat. Untuk dimintai keterangannya di persidangan agar lebih terang benderang kasus ini bisa terselesaikan,"ucapnya.

Bung Melvin menegaskan, apabila tidak ada keterlibatan Yayat Sumirat, maka terdakwa Mira harus dibebaskan.

"Kalau memang Yayat Sumirat ini tidak bersalah atau terlibat, maka Mira harus di bebaskan karena tidak bersalah, ini murni masalah utang piutang,"ungkap nya .

Apalagi, Mira selaku terdakwa telah melakukan pembayaran kepada saudara Lutfhi sebesar Rp. 195 juta artinya ini adalah urusan utang piutang.

"akan tetapi apabila dia bicara penipuan dan tindak pidana, maka Yayat Sumirat Harus dihadirkan karena ia adalah kunci dari kasus ini,"tuturnya.

Ditemui terpisah di Bandung dalam satu acara, Saksi Yayat Sumirat kepada media membantah dirinya terlibat dalam kasus penipuan tersebut.

Bahkan sebelumnya tidak ingin berkomentar dalam perkembangan kasus penipuan yang diduga kuat melibatkan dirinya.

Diketahui saksi Yayat Sumirat yang juga anggota legislatif di DPRD Kabupaten Bandung, dan juga ketua DPC Partai besar. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KNPI Baleendah Diharapkan Jadi Rumah Besar Pemuda, Camat Tekankan Kolaborasi
Rizki Haerul Fadli, Nahkodai Ketua PK KNPI Baleendah, Begini Katanya
Kapolda Sumbar Apresiasi Keberhasilan IMLF‑4 dan Dukung Perluasan Gerakan Literasi ke Seluruh Wilayah
Budi Santoso Pimpin PSAI Kabupaten Bogor dalam Pembinaan Atlet dan Persiapan Piala Kemenpora 2026
Bogor Jadi Tuan Rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang Diikuti 224 Atlet dari 11 Klub
Rakor SPPG Ciparay Perkuat Sinergi, Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Masih Bingung Mau Lanjut Sekolah ke Mana? SMK Wirakarya 2 Ciparay Bisa Jadi Pilihan
Camat Ciparay Monitoring dan Evaluasi SPPG Se Kecamatan Ciparay, Ini Penjelasan nya
Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal
Sanggar Wicara Tajurhalang Bogor Hadirkan Metode Transisi Belajar bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Kasus Pembunuhan Berantai Influencer Taipei Terungkap dalam "Million-Follower Detective"
HUT ke-499 Jakarta Pemprov Berlakukan Tarif Transportasi Rp. 1,- dan Wisata Gratis
Basarnas Ambon Usulkan Penghentian Operasi Pencarian Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai
Satpol PP dan DPRD Matangkan Raperda Trantibum, Sesuaikan dengan KUHP Baru
Normalisasi Sungai Cisungalah Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Kurangi Banjir di Solokanjeruk
Camat Bojongsoang Tegaskan Status Lapang Bojongsari Sudah Jelas, Milik Bersama Desa se-Kecamatan
Gonjang Ganjing Nasib 4.000 Buruh PT Fengtay Pemasok Merk NIKE Terancam PHK
Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang