Soal Uang Ganti Rugi Proyek Getaci, Baru Capai 43 persen

Jumat, 12 Sep 2025 16:00
    Bagikan  
Soal Uang Ganti Rugi Proyek Getaci, Baru Capai 43 persen
Istimewa

Kantor halaman depan ATR BPN kabupaten bandung

NARASINETWORK.COM KABUPATEN BANDUNG

-Proses pembayaran ganti rugi pembebasan lahan dalam proyek strategis nasional (PSN) di Kabupaten Bandung baru mencapai sekitar 43 persen. Hal ini disampaikan oleh pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) saat dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat yang menilai proyek terbengkalai.

Kepala Seksi Pengadaan pertahanan, Andi menytakan bahwa keterlambatan pembayaran bukan karena adanya unsur pilih kasih, melainkan murni bergantung pada kelengkapan berkas yang diajukan oleh masyarakat.

“Kalau berkasnya belum lengkap, tidak bisa dibayarkan. Bukan berarti ada like atau dislike, tapi murni administrasi. Kalau sampai salah bayar, kami yang kena. Jadi semua harus hati-hati,” tegasnya. Saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/1024)? 

Pejabat BPN juga sempat menyinggung soal wartawan yang datang menanyakan proyek. Menurutnya, wajar bila identitas dan surat tugas wartawan ditanyakan terlebih dahulu.

“Sekarang apa pun harus jelas keperluannya. Tidak semua wartawan, ASN, atau APH benar. Jadi kami harus hati-hati agar tidak salah memberi informasi,” katanya

BPN menegaskan bahwa lembaganya hanya pelaksana teknis. Penentuan harga ganti rugi lahan bukan kewenangan BPN, melainkan dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

“BPN tidak tahu apalagi menyentuh fisik uangnya. Semua dana langsung ditransfer ke rekening masyarakat dengan nominal berbeda-beda sesuai hasil penilaian KJPP,” jelasnya.,

Selain itu, instansi PUPR merupakan pihak yang membutuhkan lahan, sedangkan BPN hanya memeriksa dan memvalidasi berkas. Sementara untuk trase dan penetapan lokasi (penlok), itu menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan gubernur.

Terkait tudingan bahwa sosialisasi dilakukan secara diam-diam, BPN membantah keras. Sosialisasi kepada pemilik lahan sudah dilakukan sejak 2020.

“Tidak mungkin sembunyi-sembunyi. Pemilik tanah yang terdampak sudah diundang, bahkan trase penlok ditentukan langsung oleh gubernur. Kalau ada gosip bilang diam-diam, itu menyesatkan,” tegasnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, proyek pembebasan lahan ini menyentuh 27 desa dan 7 kecamatan di Kabupaten Bandung. Total ada sekitar 4.200 unit bidang tanah, namun baru 43 persen di antaranya yang sudah selesai proses pembayaran.

 “Tidak semua desa langsung sekaligus. Kalau yang bagus dan lengkap hanya 10 berkas, ya hanya itu yang bisa dibayar. Sisanya menunggu perbaikan berkas,” tambahnya.

"Serupiah pun harus ada pertanggungjawabannya. Kami bekerja sesuai tupoksi, memeriksa berkas yang masuk, kalau benar kami ajukan, kalau salah kami kembalikan untuk diperbaiki,” tuturnya.**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso
Sempat Hilang Kontak Sepekan, Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Ditemukan Selamat
Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
SRMA 10 Jakarta Selatan Tampilkan Program Pembinaan Siswa pada Open House 2026
Program “Liburan ke Kampung Main” Dorong Wisata Edukasi Anak Selama Liburan Sekolah
Rute Internasional Muscat–Medan Resmi Beroperasi Dorong Pertumbuhan Wisata Sumatra Utara
Kemdiktisaintek Dorong Peninjauan UKT bagi Calon Mahasiswa yang Terkendala Registrasi Ulang