Kadishub Kabupaten Bandung Tanggapi Kondisi PJU dari Baleendah hingga Pacet yang Padam 

Senin, 15 Sep 2025 12:25
    Bagikan  
Kadishub Kabupaten Bandung Tanggapi Kondisi PJU dari Baleendah hingga Pacet yang Padam 
Istimewa

Kadishub kab bandung, Hilman Kadar

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Di tengah keluhan masyarakat mengenai jalan-jalan gelap di malam hari, khususnya di jalur Baleendah hingga Pacet.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Hilman Kadar menyatakan bahwa masalah penerangan jalan umum (PJU) menjadi salah satu prioritas dalam agenda pelayanan publik. Meski belum ada data spesifik yang hanya terkait Baleendah sampai Pacet, pejabat Dishub telah memberikan gambaran umum kondisi dan langkah yang sedang dan akan diambil.

Jumlah titik cahaya (TC) PJU saat ini di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 22.658 titik. 

Sementara itu, pihaknya menargetkan kebutuhan PJU yang lebih besar. Bila melihat laporan Dishub UPTD PJU, total kebutuhan diperkirakan mencapai sekitar 49.000–50.000 titik cahaya, tetapi yang sudah terpasang baru sekitar 24.000 titik. 

Beberapa ruas jalan, termasuk jalan utama dan jalan-jalan perkampungan di Baleendah hingga Pacet, tercatat masih kurang penerangan, baik karena belum terpasang, lampu mati, atau perawatan yang belum optimal. Meskipun tidak ada angka resmi yang hanya untuk Baleendah–Pacet dalam sumber yang tersedia.

Alokasi anggaran pemeliharaan Dishub Kabupaten Bandung telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,3 miliar dari APBD 2024 khusus untuk pemeliharaan PJU se-Kabupaten Bandung. 

"Dari jumlah titik PJU yang ada, setiap tahun Dishub mengajukan anggaran untuk memperbaiki sekitar 7.000–8.000 titik yang rusak atau bermasalah. Pemeliharaan rutin dan perbaikan berdasarkan laporan masyarakat," katanya. Senin (15/9/2025). 

Hilman Kadar juga menyebutkan bahwa dari total 22.658 TC PJU se-Kabupaten Bandung, hingga pertengahan 2024 sudah dilakukan perbaikan pada 5.004 titik melalui pemantauan dan pengaduan masyarakat. 

*Keterbatasan sumber daya*

Kepala UPTD PJU Rizal mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam mempercepat pemasangan PJU di semua ruas jalan, termasuk di daerah Baleendah–Pacet. Proses instalasi lampu baru dan pemeliharaan membutuhkan dana, tenaga, dan koordinasi lintas SKPD serta warga setempat. 

Dalam serangkaian wawancara baru-baru ini, pejabat Dishub mengajak partisipasi masyarakat untuk:

Melaporkan lampu PJU yang mati atau rusak, agar segera ditindaklanjuti.

Menjaga fasilitas PJU dari kerusakan akibat vandalisme atau pencurian komponen.

Selain itu, pihaknya menegaskan bahwa ke depan Dishub akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa agar titik-titik gelap bisa diidentifikasi lebih cepat dan perencanaan pemasangan lampu baru bisa disesuaikan dengan prioritas keamanan, arus lalu lintas, dan kebutuhan masyarakat di malam hari.

Meskipun belum ada data yang spesifik menguraikan jumlah dan kondisi PJU persisnya di wilayah Baleendah hingga Pacet, dari keseluruhan Kabupaten Bandung tampak bahwa pemerintah melalui Dinas Perhubungan memiliki komitmen kuat untuk memperbaiki kondisi penerangan jalan.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Tags
Dishub

Berita Terbaru

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Mejayan Madiun Sebut Sebagai Investasi SDM Masa Depan
Sosialisasi Program MBG di Madiun, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Berpartisipasi
Imlek Festival 2026 Semarak Perayaan Imlek dengan Sentuhan Akulturasi Nusantara
Daihatsu National Skill Contest 2026 Wujud Komitmen Daihatsu dalam Pelayanan Terbaik
GAIKINDO Rilis Jadwal Pameran Otomotif 2026 Dari Kendaraan Komersial hingga Gaya Hidup
BBWI Travel Fair 2026 Momentum Kebangkitan Pariwisata Domestik dan Dukungan Produk Lokal
Ekspor Furnitur Indonesia Capai USD1,67 Miliar Pemerintah Diversifikasi Pasar Ekspor
Kemenkes Gandeng Teknologi Genomik untuk Efisiensi Anggaran Kesehatan
Status JKN Nonaktif Sementara Tak Jadi Alasan Penolakan Kemenkes Lindungi Hak Pasien
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi di UI
Indonesia and Australia Collaborate on Climate-Resilient Transport Solutions
Ramadan 1447 H Momentum Refleksi dan Aksi Sosial untuk Kebangsaan
Pemerintah Umumkan 1 Ramadan 1447 H Dimulai pada 19 Februari 2026 Berdasarkan Sidang Isbat
Sosialisasi Program MBG di Desa Karangrejo, Anggota DPR RI Tekankan Pemerataan Gizi untuk Masa Depan
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Prambon, Tekankan Atasi Stunting dan Edukasi Pola Makan Sehat
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Nganjuk, DPR RI Tekankan Evaluasi dan Tingkatkan Standar Gizi
Lucy Kurniasari Apresiasi Dukungan Semua Pihak Terhadap Program MBG di Kota Surabaya
Pengawasan dan Dukungan Berkelanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Plososari Mojokerto
Partisipasi Masyarakat Desa Bicak Mojokerto Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis
Tajug Agung Pangeran Kejaksan Merawat Identitas Cirebon Melalui Cagar Budaya