BPBD Kabupaten Bandung sebut Berbagai Bencana Terjadi Usai Hujan Deras dan Angin Kencang

Sabtu, 1 Nov 2025 15:13
    Bagikan  
BPBD Kabupaten Bandung sebut Berbagai Bencana Terjadi Usai Hujan Deras dan Angin Kencang
Tangkapan layar

Salah satu lokasi banjir besar yang terjadi di wilayah Ciparay Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung melaporkan telah terjadi sejumlah kejadian bencana alam di berbagai wilayah Kabupaten Bandung yang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang sejak Kamis (30/10/2025) hingga Jumat (31/10).

Berbagai jenis bencana yang terjadi meliputi banjir, longsor, rumah ambruk, pohon tumbang, serta tembok penahan tanah (TPT) amblas.

BPBD bersama unsur Forkopimcam, aparat Desa, dan relawan setempat terus melakukan upaya penanganan cepat dan asesmen di lokasi terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kab. Bandung Wahyudin menyampaikan sementara informasi pasca kejadian berbagai bencana dibeberapa titik.

Banjir di Kecamatan Ciparay dan Baleendah, Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan luapan Sungai Cisarea di Desa Ciparay, Kecamatan Ciparay, dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 20–150 cm.

Sementara di Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, banjir merendam permukiman warga di RW 09, 10, dan 11.
BPBD telah menurunkan tim untuk melakukan asesmen serta memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air.

Longsor di Kecamatan Soreang, Cangkuang, dan Bandasari, Hujan deras memicu tanah longsor di beberapa lokasi, di antaranya:

Kampung Cihonje, Desa Sukajadi, Kecamatan Soreang, mengancam dua rumah warga (milik Ibu Mini dan satu rumah lainnya).

Kampung Sukajadi, Desa Pananjung, Kecamatan Cangkuang, satu unit rumah terdampak longsor dengan enam jiwa penghuni.

Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang, tiga titik longsor tercatat di RW 01, 02, dan 06 serta satu rumah tertimpa pohon.


"BPBD telah melaksanakan asesmen dan pembersihan material longsoran serta merekomendasikan penanganan darurat kepada dinas teknis. Warga juga diimbau menjauhi area rawan longsor terutama saat hujan deras," katanya, Sabtu (1/11/2025).

Selain itu terdapat pula Rumah Ambruk di Kecamatan Pacet dan Banjaran. Di Kampung Ji Cagak, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, satu rumah warga ambruk berat akibat hujan deras dan angin kencang.

Peristiwa serupa terjadi di Kampung Blok, Desa Banjaran, di mana satu rumah mengalami kerusakan berat dan dua jiwa terdampak.

Pemilik rumah sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. BPBD akan merekomendasikan perbaikan kepada instansi terkait.

TPT Amblas di Kecamatan Pacet dan Majalaya. Kerusakan tembok penahan tanah (TPT) terjadi di Kampung Butul, Desa Cipeujeuh, Kecamatan Pacet, mengakibatkan akses jalan utama warga terputus.

Kampung Hanja, Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, TPT amblas dan menimpa satu rumah warga.


"BPBD telah melakukan asesmen lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan lebih lanjut," ucapnya. 

Pohon Tumbang di Kecamatan Cimaung. Di Kampung Peuntas, Kecamatan Cimaung, pohon tumbang sempat menutup sebagian akses jalan utama warga.
Petugas gabungan bersama BPBD telah melakukan evakuasi dan pemotongan batang pohon, dan kini akses jalan sudah kembali bisa dilalui.

Longsor dan Dampak Lain di Kecamatan Arjasari. Hujan deras juga memicu pergerakan tanah di Desa Rancakole, Kecamatan Arjasari, yang berdampak pada empat kepala keluarga (13 jiwa) di beberapa titik (Kampung Karangwulang, Kampung Rancaselang, dan sekitarnya).


BPBD Kabupaten Bandung juga menurunkan peralatan kebersihan, mesin sedot air, serta alat evakuasi ke wilayah terdampak banjir dan longsor. Pihaknya terus berkoordinasi dengan kecamatan, desa, dan relawan setempat untuk memastikan upaya tanggap darurat berjalan optimal.

"Kita mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan," pungkasnya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lomba Melukis Bung Karno dan Megawati Meriahkan Bung Karno Festival 2026 di Tugu Proklamasi Jakarta
Mahakarya Randai 4 "Bujang Sambilan" Hidupkan Legenda Danau Maninjau Di Taman Ismail Marzuki Jakarta
Kemenpora RI Apresiasi MCGJWC 2026 Dukung Pembinaan Atlet Golf Junior Internasional
Pameran Tunggal Andri Wintarso di Perpusnas Tampilkan Lebih dari 40 Karya Bertema Art Therapy
Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade
Dili 2026 Menata Perekonomian di Tengah Integrasi ASEAN
Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan