Museum Sastra Indonesia Resmi Beroperasi di Aia Angek Kegiatan Literasi Hadirkan Pelajar dan Sastrawan

Minggu, 25 Jan 2026 04:17
    Bagikan  
Museum Sastra Indonesia Resmi Beroperasi di Aia Angek Kegiatan Literasi Hadirkan Pelajar dan Sastrawan
Istimewa

Pada Sabtu, 24 Januari 2026, Rumah Puisi Taufiq Ismail di Aia Angek, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, diresmikan sebagai Museum Sastra Indonesia oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon bersama Taufiq Ismail.

NARASINETWORK.COM - Sabtu (24/1/2026) acara peresmian dan aktivasi ulang Ruang Publik Rumah Puisi Taufiq Ismail yang kini berubah menjadi Museum Sastra Indonesia, berlokasi di Aia Angek, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Ruang publik yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Puisi telah tidak beroperasi secara teratur selama beberapa tahun. Kondisi ini semakin jelas pada masa pandemi virus corona, ketika seluruh kegiatan kebudayaan dan literasi harus dihentikan atau diubah bentuk penyelenggaraan. Kini, setelah melalui perbaikan dan penyesuaian fungsi, tempat tersebut kembali dibuka untuk masyarakat dengan status baru sebagai Museum Sastra Indonesia, beserta rangkaian program kegiatan yang beragam.

Acara peresmian dilakukan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang didampingi sastrawan Taufiq Ismail. Kedatangan kedua tokoh ini menjadi bagian penting dalam acara tersebut. Selain mereka, hadir pejabat pemerintah dari berbagai tingkatan, termasuk pejabat daerah Kabupaten Tanah Datar dan Provinsi Sumatera Barat.

Turut hadir sejumlah para budayawan yang aktif dalam pengembangan kebudayaan lokal, seniman dari berbagai bidang, serta sastrawan asal Sumatera Barat dan wilayah lain di Indonesia. Tamu undangan dari kalangan pendidikan, organisasi masyarakat, dan pihak terkait lainnya turut menyaksikan acara tersebut.

Dalam pidato pada acara peresmian, Menteri Kebudayaan menjelaskan tujuan utama transformasi dan aktivasi ulang tempat tersebut. Ia menyampaikan bahwa Museum Sastra Indonesia diharapkan menjadi tempat berkumpul bagi kaum sastrawan, tempat pembelajaran bagi masyarakat yang ingin mengenal dunia sastra Indonesia, serta wadah untuk melestarikan karya-karya sastra dari berbagai generasi.

Sementara itu, Taufiq Ismail menyampaikan harapannya agar tempat yang dulunya menjadi rumah bagi karya puisi dapat terus memberikan manfaat bagi perkembangan sastra nasional, terutama dalam menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan mencipta karya sastra.

Rangkaian aktivasi ruang publik dilanjutkan pada minggu (25/1/2026) Kegiatan yang diselenggarakan pada hari kedua lebih fokus pada partisipasi masyarakat muda, khususnya pelajar dan guru dari berbagai sekolah menengah atas di Sumatera Barat. Kegiatan yang diadakan antara lain Bengkel Baca Puisi yang diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah, dengan kategori yang disesuaikan untuk tingkat kemampuan peserta.

Pihak lokal Kabupaten Tanah Datar menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diselenggarakan di Museum Sastra Indonesia. Mereka berharap bahwa keberadaan tempat tersebut dapat menjadi daya tarik baru bagi wisata budaya di wilayah tersebut, sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan pendidikan dan kebudayaan di daerah Tanah Datar dan sekitarnya. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade
Dili 2026 Menata Perekonomian di Tengah Integrasi ASEAN
Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan
Kisah Rainha Boki Raja Pemutaran Film dan Diskusi Sejarah di Galeri Nasional Indonesia
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi