Stasiun Tanjung Priok "Wisata Sejarah di Jantung Jakarta Utara"

Minggu, 21 Sep 2025 16:27
    Bagikan  
Stasiun Tanjung Priok "Wisata Sejarah di Jantung Jakarta Utara"
Nana Wiyono

Stasiun Tanjung Priok, permata tersembunyi Jakarta Utara, adalah cagar budaya dengan arsitektur Art Deco yang megah dan sejarah panjang sebagai gerbang ekonomi Batavia.

NARASINETWORK.COM - Sebagai stasiun yang dahulu pernah menjadi yang termegah di Asia Tenggara, Stasiun Tanjung Priok memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan perkembangan ekonomi Batavia. Selesai dibangun pada tahun 1883 dan diresmikan pada tahun 1885, stasiun ini menjadi bagian integral dari Pelabuhan Tanjung Priok, yang pada masa itu berperan sebagai gerbang utama kota Batavia yang menghubungkan wilayah ini dengan berbagai penjuru dunia.

Menurut legenda yang beredar, di dalam bangunan bersejarah ini terdapat terowongan rahasia yang pada zaman dahulu digunakan untuk berbagai keperluan penting. Terowongan ini dikabarkan membentang hingga Pelabuhan Sunda Kelapa dan bahkan mencapai Istana Negara. Hingga saat ini, keberadaan terowongan tersebut masih menjadi misteri yang belum terpecahkan, sehingga menambah daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang penasaran.

Stasiun Tanjung Priok terdiri dari dua lantai dengan tata ruang berbentuk huruf U. Bangunan utama menghadap langsung ke arah Pelabuhan Tanjung Priok, berfungsi sebagai pintu masuk utama. Sementara itu, kedua sayap bangunan difungsikan untuk menunjang berbagai kegiatan, termasuk sebagai akomodasi bagi para penumpang yang menunggu kedatangan kapal laut. Kamar-kamar penginapan di sayap kiri secara khusus diperuntukkan bagi penumpang berkebangsaan Belanda dan Eropa, sementara ruang bawah tanah kemungkinan besar digunakan sebagai gudang logistik.

Desain arsitektur stasiun ini mengusung gaya Art Deco, yang ditandai dengan permainan garis-garis vertikal dan horizontal yang khas. Bentuk persegi mendominasi bangunan, baik secara keseluruhan maupun dalam detail elemen-elemen seperti bidang bukaan, pintu, dan jendela. Garis-garis moulding, lubang-lubang pada cornice, garis-garis vertikal pada kolom, serta lekukan pada dinding turut memperkaya keindahan arsitektur stasiun ini. Kaca patri dan ornamen profil menghiasi dinding stasiun, memberikan kesan megah dan kokoh yang semakin dipertegas oleh keberadaan kolom-kolom besar di beranda utama. Area loket penjualan karcis dirancang berbentuk ceruk, diperkuat dengan lapisan dinding marmer dan deretan jendela kaca yang memungkinkan cahaya alami masuk dengan leluasa. Atap peron menggunakan model atap pelana bersusun bentang lebar dengan material kuda-kuda baja dan penutup atap seng gelombang, semakin memperkuat karakter Art Deco yang melekat pada Stasiun Tanjung Priok.

Setelah diresmikan pada tahun 1925, Stasiun Kereta Tanjung Priok mengalami masa kemunduran akibat persaingan dengan Bandar Udara Kemayoran. Pada masa Perang Dunia II dan pendudukan Jepang, stasiun ini sempat terabaikan. Namun, berkat upaya revitalisasi besar-besaran yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia pada tahun 2000, dan diresmikan kembali pada tahun 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, stasiun ini kembali difungsikan sebagai stasiun penumpang. Kebangkitan kembali ini menjadi bukti nyata akan nilai sejarah dan budaya yang dimiliki oleh Stasiun Tanjung Priok.

Saat ini, Stasiun Tanjung Priok tidak hanya berfungsi sebagai stasiun kereta api, tetapi juga menjadi objek wisata sejarah yang menarik. Para pengunjung dapat menikmati suasana masa lalu, mengagumi arsitektur kolonial yang megah, serta mempelajari sejarah transportasi dan perdagangan di Jakarta. Upaya pelestarian dan restorasi terus dilakukan untuk mempertahankan keaslian bangunan, sambil tetap menyesuaikannya dengan kebutuhan masa kini.

Stasiun Tanjung Priok merupakan destinasi wisata yang sangat ideal bagi Anda yang ingin mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang bermanfaat dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat ini dan merasakan sendiri pesona keindahan serta kekayaan sejarah yang terkandung di dalamnya.

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dongeng Anak Narasinetwork "Adit dan Medali Pahlawan Puasa"
Gebrakan Besar di Jombang! Makan Bergizi Gratis Digelontorkan, Warga Berbondong-bondong Hadir
Peran Krusial Masyarakat dalam Kelancaran Program Makan Siang Gratis di Jombang
Esensi Ramadan Dari Balik Dapur Sederhana
Anti Ribet dan Stylish Memilih Overall Denim Jeans untuk Anak Aktif
Standar Hidup di Media Sosial Antara Impian dan Tekanan Nyata
Algoritma Baru Media Sosial Fokus pada Kualitas dan Dampak Bukan Hanya Viralitas
Strategi Media Sosial 2026 Fokus pada Video, Otomatisasi, dan Pengalaman Pelanggan
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Mejayan Madiun Sebut Sebagai Investasi SDM Masa Depan
Sosialisasi Program MBG di Madiun, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Berpartisipasi
Imlek Festival 2026 Semarak Perayaan Imlek dengan Sentuhan Akulturasi Nusantara
Daihatsu National Skill Contest 2026 Wujud Komitmen Daihatsu dalam Pelayanan Terbaik
GAIKINDO Rilis Jadwal Pameran Otomotif 2026 Dari Kendaraan Komersial hingga Gaya Hidup
BBWI Travel Fair 2026 Momentum Kebangkitan Pariwisata Domestik dan Dukungan Produk Lokal
Ekspor Furnitur Indonesia Capai USD1,67 Miliar Pemerintah Diversifikasi Pasar Ekspor
Kemenkes Gandeng Teknologi Genomik untuk Efisiensi Anggaran Kesehatan
Status JKN Nonaktif Sementara Tak Jadi Alasan Penolakan Kemenkes Lindungi Hak Pasien
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi di UI
Indonesia and Australia Collaborate on Climate-Resilient Transport Solutions
Ramadan 1447 H Momentum Refleksi dan Aksi Sosial untuk Kebangsaan