UMKM Punya Peran Krusial dalam Mendukung Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 27 Sep 2025 12:30
    Bagikan  
UMKM Punya Peran Krusial dalam Mendukung Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis
Dok. Tim MBG

UMKM Punya Peran Krusial dalam Mendukung Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

NARASINETWORK.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar upaya peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga strategi besar pemberdayaan ekonomi lokal yang menempatkan UMKM dan koperasi sebagai motor penggerak utama. Para pelaku UMKM mempunyai peranan yang cukup besar dalam kesuksesan program MBG disetiap daerah.

Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pemberdayaan Pelaku Usaha Daerah dan Masyarakat dalam mendukung Program MBG ini digelar di Harris Sunset Road, Kuta, Bali selama tiga hari pada 24-26 September 2025.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Konsumsi, Tetapi Investasi Masa Depan Bangsa

Sosialisasi untuk mendukung program MBG ini dihadiri oleh Kabid Pemberdayaan UKM I Dewa Agung Gede Purnama, Kabadan BPPD Prov. Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, KPPG Denpasar Kasub TU Putu Diah Ernitasari, Ketahanan Pangan I Nyoman Widyana Putra, dan Kabid PUEMKP Luh Gita Andari.

Dalam kesempatannya, Kabid Pemberdayaan UKM I Dewa Agung Gede Purnama menjelaskan dengan rinci mengenai sinergi pemerintah dengan pelaku UMKM yang menjadi kunci utama dalam keberhasilan program MBG.

Baca juga: Wawancara Tokoh : Samuel Santosa Adi Prasetyo "The Visionary Leading the Wayang Beber Renaissance"

“Pemberdayaan UMKM harus berlandaskan prinsip kesetaraan, partisipatif, dan berkelanjutan. Melalui koperasi dan BUMDes, kita ingin membangun rantai pasok pangan lokal yang kuat, dari petani hingga ke dapur gizi,” tutur I Dewa Agung.

Program MBG digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN) bertujuan untuk meningkatkan asupan dan pengetahuan gizi masyarakat, terutama bagi anak sekolah, ibu hamil, dan balita. Namun di sisi lain, program ini juga diharapkan mendorong kemandirian ekonomi desa melalui produksi dan distribusi pangan lokal bergizi.

Baca juga: Peran Besar Pelaku UMKM dalam Mendorong Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Kemudian, Kabadan BPPD Prov I Wayan Wiasthana Ika Putra, menegaskan peran penting BUMDes dan BUMDesma dalam rantai pasok pangan.

“Dana Desa tahun 2025 wajib dialokasikan minimal 20 persen untuk ketahanan pangan, termasuk MBG. BUMDes menjadi tulang punggung sebagai produsen, konsolidator, sekaligus distributor pangan bergizi,” jelasnya.

Sementara itu, Kasub TU KPPG Denpasar, Putu Diah Ernitasari menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan MBG di daerah berjalan optimal.

“Dengan sinergi yang lebih baik, dampaknya akan jauh lebih luas bagi ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketahanan Pangan, I Nyoman Widyana Putra menjelaskan bahwa MBG tidak hanya memperbaiki status gizi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.

“Setiap porsi makanan bergizi yang disalurkan membawa multiplier effect ekonomi lokal. Kita ingin pangan sehat datang dari desa, untuk anak-anak bangsa,” tegasnya.

Selain aspek ekonomi tadi, Kabid PUEMKP Luh Gita Andari, mengingatkan masyarakat terkait pentingnya aspek keamanan pangan.

“Keberhasilan MBG ditentukan oleh standar higienitas dapur gizi (SPPG). Penjamah pangan wajib bersertifikat dan memiliki kelayakan higiene-sanitasi agar makanan yang diberikan aman dan sehat,” tuturnya.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa peran UMKM bukan sekadar penyedia bahan baku, tetapi juga pilar utama keberlanjutan ekonomi dan gizi nasional. Melalui kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat, Program MBG diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, menekan angka stunting, serta membuka lapangan kerja baru di tingkat desa.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kuota TPA Sari Mukti Habis, Pengangkutan Sampah di Wilayah 4 Kabupaten Bandung Terhenti, Ancaman Penumpukan
BPBD Kabupaten Bandung Percepat Distribusi Air Bersih, Gandeng PMI hingga PDAM Tangani Dampak Kekeringan
DPD APPSI Kabupaten Bandung Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Nama-nama Pengurusnya
Dalam Rangka HUT RI, PDAM Tirta Raharja Luncurkan Program Subsidi Untuk Warga Masyarakat, Ini Penjelasannya
'Viralkan, Saya Kasih Hadiah!' Dedi Mulyadi Tantang Warga Bongkar Penjual Tramadol dan Miras Ilegal di Jabar
Riani Pemulung "A Mother from Tegal Turning a Simple Hut into a Place of Learning"
Bakso Abang-Abang Kuliner Sederhana dengan Rasa yang Sulit Dilupakan
Indonesian Stars Agnez Mo and Anggun C. Sasmi Join Reacher Season 4 as Powerful Antagonists
PLKI UPQ Ciawi Bogor Menyusuri Sejarah Percetakan Al-Qur’an Indonesia
Muharam Islamic Literacy Festival 1448 H, Hadirkan Literasi, Layanan Sosial, dan Wisata Edukasi Al-Qur'an
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Awali Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI, Perkuat Persatuan dan Akhlak Bangsa
Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan
Kepergian Nasirun Perupa dengan Jejak Panjang di Seni Rupa Indonesia
Transcendental Lyrical Mysticism A New Philosophical Aesthetic in Literature Liauw Pauw Phing
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Hadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Tokoh Lintas Agama
Wali Kota Padang Lepas Tim Safari Puisi Empat Negara Satupena Sumbar dan Sumbar Talenta
Safari Puisi Empat Negara Resmi Digelar Satupena Sumbar, Sumbar Talenta Perkenalkan Karya Sastra di Malaysia
Arif Onelegz "Rising Beyond Limits"
Registrasi SIM Biometrik Hadirkan Bilik Khusus Pengguna Berhijab, Komdigi Pastikan Privasi Pelanggan Terjaga
Polresta Bandung Bongkar Jaringan Narkoba, Ada 105 Kasus Dalam Waktu Dua Bulan